Mengenal General Kontraktor dan Cara Memilihnya yang Tepat

Pekerjaan kontraktor sangat dibutuhkan berbagai pihak agar bisa melaksanakan proyek yang sudah direncanakan sehingga menjadi bangunan yang diinginkan dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Ada banyak jenis bidang kontraktor, termasuk general kontraktor. Jenis itu memang sudah sangat umum, bahkan perusahaan besar menggunakan jasa kontraktor itu karena memang sesuai dengan kebutuhannya.

Kalau kamu masih awam, mungkin istilah general pada bidang kontraktor masih asing. Sebenarnya sederhana saja untuk mengetahuinya karena jenis kontraktor itu sangat umum digunakan.

Tidak jarang pemerintah menggunakan jasanya karena sangat cocok untuk proyek yang kompleks dan membutuhkan orang banyak untuk mengerjakannya.

General Kontraktor Mengerjakan Semua Jenis Bangunan Dari Awal Sampai Pelaksanaan

General kontraktor merupakan jenis jasa konstruksi yang bisa mengerjakan proyek pembangunan yang umum. Mulai dari rancangannya sampai pembangunannya dikerjakan sendiri oleh perusahaan kontraktor itu tanpa ada pembagian tugas lainnya ke kontraktor lainnya.

Bangunan yang dikerjakan tidak hanya sekedar rumah atau gedung-gedung tinggi lainnya, tapi semua pembangunan mereka kerjakan.

Karena mereka mengerjakan semuanya dari awal perencanaan sampai pelaksanaannya, maka tenaga kerja yang dimiliki lebih banyak. Contoh general kontraktor di Indonesia yaitu PT Adhy Karya, PT Wijaya Karya, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kamu yang mau menggunakan jasa kontraktor itu harus tahu dulu cara memilihnya yang benar. Berikut tips-tipsnya.

1. Tanya referensi

Mencari kontraktor umum sebenarnya tidak susah dilakukan. Hanya saja karena semakin banyaknya, kita sering bingung mana yang bisa dipercaya dan mana yang abal-abal. Tidak ada salahnya kamu tanya referensi ke orang lain agar kamu bisa tahu mana yang berkualitas dan profesional pengerjaannya.

2. Pastikan harga sesuai

Sebelum menentukan harga, sebaiknya kamu berikan dulu rincian spesifikasi bangunan yang mau kamu buat. Dari rincian itu membuat pihak kontraktor bisa memberikan perkiraan harga yang sesuai.

Pastikan harga yang mereka tawarkan sesuai dengan anggaran kamu. Jangan sampai melebihi anggaran yang dimiliki karena membuat kamu bisa rugi.

3. Tanda tangan kontrak

Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam mengerjakan proyeknya, sebaiknya kamu dan pihak general kontraktor perlu melakukan tanda tangan kontrak.

Isian kontraknya harus jelas, detail, dan sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Jadi, kalau kamu atau pihaknya melakukan kecurangan atau kesalahan, gunakan kontrak itu untuk menuntut.

Sudah semakin paham kan apa itu general kontraktor? Ada banyak perusahaan kontraktor yang berjenis umum atau general di Indonesia. Tapi tetap saja kamu harus mencarinya dengan seksama dan hati-hati.

Leave a Reply